Saturday, December 23, 2017

Aku Anak dan Kau Ibu

Cinta Pertamaku di Dunia ini.


Manusia, sebuah kata yang memiliki begitu banyak arti. Tahap demi tahap dilalui yang bermula dari masih menjadi janin, tumbuh menjadi bayi, lalu masuk ke masa remaja serta dewasa.
Tahap tersebut tak lepas dari sosok figur ibu yang teramat indah untuk di utarakan.
Sosok yang pasti ada ga pernah lepas nih sama yang bawelnya aduhai.

Sisi bawelnya yang teramat aduhai sebenarnya bertujuan baik untuk kitanya. Biasanya nih kejadian dimana ibu kebanyakan bawel adalah saat masa remaja.

Masa yang di mana si anak sangat perlu bimbingan untuk mencari jati diri.
Karena biasanya pas remaja si anak sewaktu mencari jadi diri pasti mencoba meniru semua yang ada di ruang lingkup pergaulannya.

***
Bertepatan pada tanggal 22 Desember, Hari peringatan untuk para ibu-ibu nih. Hari yang biasanya orang-orang bakalan ngomong selamat hari ibu.

Siapa sih ga punya ibu?
Karena berkat beliaulah kita ada, walau masih perlu peran si ayah sih.

Ucapan yang tak pantas

Rata-rata biasanya setiap remaja yang masih labil akan sangat sulit untuk mengatakan apa yang baik terhadap Ibunya sendiri, lah kalo jeleknya? Mudah banget ini mah.

Mulai dari “ah orang tua ku pelit ga mau kasih uang jajan”, “ibuku bawel amat, gini dikit salah gitu dikit salah. Kek salah semua jadinya”, dan kata-kata lainya yang ga enak banget untuk di dengar.

Lah kalo yang baiknya?
Susah bener ingetnya, ga pernah jadi pokok pemikiran yang utama untuk instropeksi diri malahan.

Ga pernah mikir kalo ibunya lah yang suka masakin dia kalo lapar, cuci dan gosok baju bagus yang sering dia pakai, yang paling jarang di inget adalah ibu yang jaga kita dalam rahim selama sembilan bulan, berojolin jika dengan taruhan nyawa.

Hanya di ketik dan ga di omongin

Zaman berubah, teknologi semakin canggih dan orang pun berkembang pula. Anak-anak sekarang pun ga ada yang ga pegang handphone.

Kadang heran aja sih, apa-apa serba sosmed. Untuk ngucapin selamat hari ibu pun hanya bisa di ketik terus di jadiin status “Selamat hari ibu, doa terbaik untukmu ibu”, di sosmed ngucapin pas ketemu langsung sama ibu malah diem doang, atau ngucapin juga tapi kek ga semangat gitu.
Baca Juga : Kau Adalah Perempuan Terbaik

Terima kasih

Terlepas dari seberapa kaya kita, betapa tingginya jabatan di perusahaan dan seberapa banyak kita kasih beliau uang, itu ga bakalan bisa ngebalas semua perngorbanannya.
Yang di harapkannya hanya agar kita bisa bahagia, itu yang terpenting.

Rasa terima kasih bisa kita tunjukan dengan kasih sayang padanya, cukup dengan mengajak beliau mengobrol dan buat beliau tertawa.
Cukup mudah bukan?

Selamat Hari Ibu Untuk Semua Ibu-Ibu Se Indonesia.

(Sebenarnya ini postingan di publish pagi tadi bertepatan hari ibu, tapi karena kendala di dunia offline jadi delay dikit ga apalah. Pesawat aja bisa delay yak?)

sumber pictures :
https://pixabay.com/

Wednesday, December 20, 2017

Goresan Tinta Pertemanan

Lingkaran pertemanan yang membentuk pribadi kita.


Perihal teman semua orang punya arti berbeda terhadap individu lainnya yang di sebutnya sebagai teman. Ada yang mengartikan teman dalam artian luasnya bisa juga di sebut sebagai kawan, sahabat, rekan kerja, dan masih banyak lagi tentunya.

Teman juga biasanya ga pandang umur ya. Ada teman yang bisa lebih muda dari kita, ada pula teman yang bahkan umurnya lebih tua dari kita.

Bicara teman juga jadi ingat kejadian yang sangat umum dan sangat tidak menyenangkan untuk di ingat. Kejadian yang di dapat seorang teman lama tapi memang tidak terlalu dekat dengan ku sih.

Pemuda bernama ridwan yang memang berasal dari kalangan tercukupi, mendadak mendapat cobaan dalam hidupnya. Keadaan terpuruk yang dialaminya membuat teman yang dulu dekat dengan nya menjadi pergi dan hilang tanpa kabar selama beberapa pekan.
Baca Juga : Cara Mengatasi Kesedihan

Perasaan yang kacau membuat dia mengutarakannya denganku, sembari menguatkan diri dia cuman bisa bilang “Hidup kok berat gini ya ju? Pas lagi ada aja teman dekat, pas lagi kek gini malah temen yang awalnya dekat malah ngilang”, dengan rasa bingung yang membuat aku susah ngomong pun cuman bisa jawab “sabar aja wan, mungkin ini cobaan yang di berikan allah buat kau.Dari inilah mungkin allah kepingin kau menjadi pribadi yang lebih baik”.

Dari mendengar cerita yang di alami ridwan jugalah buat aku ingat pesan yang selalu di sampaikan ayah, yang selalu bisa menjadi panutan terbaik dalam hidup.
Beliau selalu berpesan “Nak, pandailah mencari teman karena teman di dunia ini cuman ada 2 yaitu teman yang baik dan teman yang buruk. Boleh berteman dengan siapa saja asal tahu batasannya.”

Teman yang baik

Banyak teman banyak pula macam sifatnya tapi teman yang baik adalah seseorang yang bisa mengajak kita tertuju pada yang baik-baik, entah itu secara lisan ataupun perilaku. Teman yang seperti ini tidak harus adalah teman yang sudah saling kenal lama, bisa pula teman yang baru kenal satu atau dua tahun tapi sudah terbangun komunikasi yang baik.

Teman yang bisa ada di waktu kita dalam keadaan berada bahkan dalam keadaan susah sekalipun. Karena teman seperti ini pasti ada tapi kebanyakan sih sulit untuk di jumpai.

Teman yang buruk

Tidak mesti harus selalu bilang kalo teman yang buruk itu buat kita jadi seorang penjahat, yah enggak. Seperti dalam kejadian yang di alami ridwan adalah salah satu contoh yang bisa menggambarkan teman yang buruk itu seperti apa.

Yang buat jadi bingung itu adalah teman yang hanya bisa ada jika dia butuh, bukannya teman yang ada jika dia di butuhkan. Sifat yang lekat pada orang yang hanya mau dianya aja tuh yang enak, yang lain mah masa bodoh pikirnya.

Benar apa kata pesan beliau yang di ucapkannya kepadaku, yang harus selalu di ingat dan semoga aja kita ga jadi pribadi yang buruk untuk orang lain.

sumber pictures :
https://pixabay.com/en/friendship-fun-back-light-funny-2366955/

Saturday, December 16, 2017

Ketika Keberhasilan Adalah Pencapaian

Berhasil adalah kemenangan, kalo belum berhasil ya berarti kemenangan yang tertunda.


Banyak hal yang di harapkan setiap manusia tak terkecuali hal-hal kecil dan sederhana tentunya.
Bicara tentang suatu harapan, teringat aku tentang teman kecilku bernama Ratnah yang sekarang telah menemukan pencapaiannya untuk salah satu harapan dalam hidupnya. Yah, pergi ke tanah suci  yaitu tepatnya pergi ke Mekkah dan Madinah adalah salah satu impian terbesar dalam hidupnya (walau untuk kebanyakan orang pasti ada terselip suatu impian yang sama sepertinya).

Tak pernah satu hari pun dia tak membicarakan  betapa bahagianya dia nanti jika bisa sampai ke sana.
Waktu berlalu, sapaan salam bertambahnya usia membuat harapannya pudar.
Sempat ia terucap kepadaku :

“Ju, kok impianku ingin ke tanah suci sedikit memudar ya? Tambah dewasa jadi tambah ga kepikiran lagi karena hal-hal yang lain” keluhnya yang entah kenapa sangat tiba-tiba buatku.
“Sabar aja Rat, kan itu impian kamu dari dulu. Mungkin nanti ada jalannya, tapi nanti belum sekarang” Jawabku yang entah kenapa tuh ucapan bisa keluar dengan sendirinya.
“Yah, mungkin aja ya ju. Bismillah mungkin ada jalan yang lain untuk ke sananya”. sahutnya dengan nada yang kembali bersemangat.
 
Setelah lama tak bertukar kabar karena dia yang memang menempuh pendidikan di luar kota, sekalinya chat kasih kabar tuh anak sudah mau ke tanah suci aja. Dan benar aja jalan yang di dapatnya adalah jalan yang dia tak duga, dia menjadi seorang tenaga kesehatan untuk para jamaah umroh dan haji di sana.

Pencapaian yang dia dapat sebenarnya tidak lah mudah, kenapa? Karena banyak hal yang di lakukannya di balik itu semua.

Tak pernah berhenti berharap

Mungkin ini memang awal dari sebuah keberhasilan ya, selalu ingat dan berharap untuk semua yang ingin di capainya.

Sesuatu yang bisa membuat kita lebih bersemangat untuk melakukan semuanya demi menjadikan harapan menjadi suatu yang nyata untuk kita.

Selalu berdoa

Usaha tanpa doa itu sama halnya kita sombong, selalu berdoa tanpa usaha namanya bohong. Pernyataan yang sangat pas agar kita selalu ingat untuk melakukan yang terbaik.

Doa serta restu dari kedua orang tua juga merupakan hal yang dapat menjadi peranan penting dalam mencapai hal tersebut.

Berhasil dan menang

Tak ada hal yang tak berhasil, jikapun belum berhasil pasti nya nanti akan berhasil karena itu adalah hal yang tertunda. Anggap saja itu ujian untuk kita menjadi pribadi yang lebih baik menacapai sesuatu yang lebih besar dari yang kita rencanakan sejak awal.

Berhasil adalah pencapaiannya, menang adalah tahapan selanjutnya kita untuk mencari sesuatu yang baru agar kita tetap bisa melangkah maju dan bisa bersyukur agar kita tidak terlena dan menjadi pribadi yang sombong.
Yah, semoga saja tidak ya.
 Baca Juga : Cara Menunjukan Kasih Kepada Orang Tua

***
Melihat dari penalaman yang di dapat si Ratnah, membuat aku harus bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sekarang karena suatu pecapaian bukanlah hal yang bisa di dapat dengan mudah dan cepat.

Dan satu hal yang selalu menjadi pesan orang tua ku “capailah semua yang ingin kau capai. Jika gagal jangan menyerah, jika berhasil jangan sombong. Satu yang harus selalu kau ingat darimana kau berasal”

sumber pictures :
https://pixabay.com/en/tie-necktie-adjust-adjusting-man-690084/

Thursday, December 14, 2017

Alasan Kenapa Vakum Ngeblog Itu Seram

Lanjut ngeblog yuk..!


Siapa yang ga kenal vakum? Bukan vakum penyedot debu yang itu ya, tapi vakum ngeblog.
Untuk setiap blogger sih biasanya ga mungkin ga pernah vakum ngeblog, ntah itu hanya lewat beberapa hari, lewat hitungan bulan, hitungan tahun, hitungan mantan, hitungan gebetan, hitungan istri (waduh yang ini gawat ini).

Karena banyak alasan yang beragam bagi setiap pelaku vakum ngeblog menjadi warna tersendiri di keseharian ngeblog mereka, tak terkecuali aku sendirih sih.
Berikut adalah beberapa alasan yang bisa menjadikan vakum ngeblog itu seram :

Pengunjung blog menurun
Ga bisa di hindarin yang namanya vakum ngeblog otomatis pasti kita vakum di dalam rutinitas ngeblog kita, ntah itu ngeposting atau sekedar balas komentar para pengunjung kita.
Dengan keadaan seperti ini pengunjung akan menurun secara drastis, dan itu bisa menjadi awal mulanya penyakit jantung bisa datang. Yang ga vakum aja pengunjung bisa sepi apalagi vakum, jantungan bisa.

Banyak ide menjadi draft hantu
Ide itu biasanya sih kita dapat pas lagi sendirian, makan, minum, atau bisa juga pas lagi sendirian diem di dalam suatu ruangan memperkuat ilmu tenaga dalam yang ternyata ada di dalam ruangan yang bertulisakan WC.

Sebenarnya banyak tempat dan momen di mana ide itu bisa muncul, yang menjadi kendala ketika vakum itu sudah dapat ide malas catatnya, sudah dapat ide sudah pula di catat ntah itu di HP atau Laptop jadinya sia-sia ga di lanjutin. Macam sudah ada gebetan yang pas banget, belum aja ngomong baru mau niat tembak tuh gebetan eh keduluan sama yang lain.
Baca Juga : Kendala Blogger Kampung
Kehilangan momen silahturahmi
salah satu alasan yang jadiin kita kek orang yang suka PHP in banyak gebetan (sok punya padahal satu pun belum ada gebetan aku nya), kenapa demikian? Karena sewaktu kita vakum dalam ngeblog pasti ada tuh pengunjung yang komentar tapi kitanya ga ngebalas, dan alasannya cuman satu yaitu vakum ngeblog.

Yang awalnya ada pengunjung yang mau menjalin silahturahmi antar blogger malah jadi ga kesampaian karena kitanya kelamaan vakum. Kan ga enak kalo kek gitu.

Sekali malas tetap malas 
Siapa sih yang ga pernah ngerasain malas, terkadang kata malas bisa lewat begitu saja di kepala pada saat ngeblog dan akhirnya timbul niatan untuk vakum ngeblog.
Ga bisa di hilangin malas memang sudah menjadi salah satu musuh paling utama pas lagi ngeblog. Sebenarnya yang menjadikan kita malas adalah kita sendiri loh.
Tapi yah, kalo mau di malas-malasin mulu ga ada keakhirannya kan?

***
Vakum ngeblog sebenarnya sudah lama aku rasaain sih, waktu masih jaman labil nya ngeblog yang cuman copas trus posting tanpa tau apa tema blog yang di buat apaan. Ada pula teman seperjuangan ngeblog si Adi S Utama yang sekarang jadi adminya MySatnite, blogger yang dulunya ngeblog isinya cuman foto dia semua trus postingan copas juga. (fix ini era di mana saat kerajaan api menyerang)

Sempat vakum lama ngeblog dan selalu menerima kata-kata macam racun dari si Adi, akhirnya aku bisa kembali ke dunia pembloggeran dengan status masih tetap sama yaitu PEMULA.

Jadi vakum ngeblog itu sangatlah seram menurut aku pribadi sih, kalo menurut kalian bagaimana? Apakah seram juga? Atau lebih seraman sama emak pas lagi marah?

Sumber Pictures:
https://pixabay.com/en/desktop-feminine-mockup-white-blog-2325627/

Saturday, November 25, 2017

Fakta Lucu Tukang Parkir

Sumber pixabay.com


Siapa sih yang tidak pernah parkir, entah itu parkir sepeda , atau kendaraan roda dua, atau bahkan kendaraan roda empat seperti punya si papah tiang listrik.
Disaat kita memarkir kendaraan baik itu di mall atau di pinggir jalan pasti kita selalu bayar.
Itu karena setiap kita parkir pasti ada saja tuh orang yang tiba-tiba muncul sambil tiup-tiup peluit, yah jika ingin tahu itulah sang tukang parkir kita.

Salah satu tukangnya Indonesia
Entah kenapa segala sesuatu pekerjaan di Indonesia tidak lepas dari kata tukang, menjadi budaya untuk semua pekerjaan di Indonesia.
Ada si tukang bangunan, tukang foto, tukang cukur rambut, atau yang paling fenomenal adalah si tukang parkir.

Menjadi tukang parkir sebenarnya tidaklah sulit dan tidaklah mudah.
Dengan hanya bermodalkan peluit terus di tiup sambil arahin kendaraan yang akan keluar sudah menjadikan kita tukang parkir.
Tapi yang tidak lah mudah adalah resiko yang kita terima jika ada kendaraan yang hilang, kan susah tuh kalo kitanya di mintain ganti rugi. Trus apalagi jika parkir kita itu illegal tanpa adanya perintah dari pihak yang berwenang tambah ribet kitanya.

Punya jurus ninja
“Mumpung ada tukang parkir keluar langsung aja deh”, ini nih salah satu contoh pemikiran yang sering banget buat kita terkecoh saat lirik kanan kiri tidak kelihatan adanya sosok tukang parkir.
Tapi apa mau di kata, ketika bunyi starter kendaraan kita berbunyi barulah sosok yang paling di khawatirkan muncul dengan sigapnya menghampiri dan bilang “parkirnya dek”.

Keturunan ninja atau ambil kursus jurus ninja kali ya sampai bisa muncul tiba-tiba begitu.
Sang tukang parkir pun bisa dengan sigapnya muncul dengan gagah berani, seperti karakter lek narto yang muncul dengan sigap menghadapi musuh-musuh ninjanya sambil bilang “parkirnya dek”.
Baca Juga : Pedagang Es Keliling

Ada di mana-mana
Tidak bisa kita mungkiri si tukang parkir ini pasti kita temui di mana-mana, di tempat parkir resmi bahkan di tempat karkir yang tidak resmi seperti di pinggir jalan tapi selalu ramai di tempati kendaraan.
Padahal kan jika kita memarkir kendaraan di pinggir jalan, otomatis memakan badan jalan atau sampai masuk ke trotoar untuk pejalan kaki.

Atau yang lebih mengherankan itu saat pergi ke indoapril, atau ke alfaapril pasti ketemu dengan si tukang parkir. Bersyukur di daerah ku setiap parkir di sana tidak pernah ketemu sama si tukang parkir, tapi ya itu pasti di depan pintu masuknya ada tulisan “keamanan kendaraaan bukan tanggung jawab kami”.

Seorang pekerja keras
Tukang parkir itu sebenarnya sangatlah pekerja keras, Karena seperti motto tukang parkir “setiap ada jalan di sana ada usaha”.
Nah dari motto nya ini kan kita bisa tahu alasan kenapa tukang parkir bisa ada dimana-mana.

Kerja keras tukang parkir tidaklah semata-mata hanya mencari nafkah untuk dirinya sendiri atau keluarga yang menunggu beras untuk di makan bersama.
Dengan adanya tukang parkir kita bisa memarkir kendaraan dengan rapi dan sedikit aman, yah walupun kita berfikir tidak aman 100% sih. Karena jika kita parkir di tempat ilegal sudah pasti menyalahi aturan yang ada.

Kebanyakan orang berfikir jika parkir di tempat yang ilegal pasti bilang "setidaknya ya itu, kita bisa parkir. Daripada ga parkir karena kurangnya ketersediaan lahan parkir resmi”.
Tapi alangkah baiknya kita parkirnya di tempat yang resmi dan atas wewenang dinas terkait untuk parkir.

Monday, November 20, 2017

Kau Adalah Perempuan Terbaik

Sumber pixabay.com


Dari gelapnya dunia kita sampai kita mendapatkan cahaya pertama yang masuk ke dalam kita, 9 bulan kita berada dalam kandungan hingga sampai terlahir di dunia ini.
Perempuan yang mendapatkan sebutan cinta pertama pun tersenyum melihat kita.

Perempuan yang selalu menanti kita, selalu membawa kita kemana dia melangkah pergi pun melakukan perjuangan yang tidaklah sedikit.
Membawa beban yang begitu berat hanya demi satu kehidupan yang sangat berarti baginya dan anggota keluarga lain nya.

Belum lagi beban terberat yang dia dapatkan adalah mempertaruhkan jiwa nya sendiri dalam proses persalinan baik itu persalinan secara normal ataupun proses persalinan lain nya.

Membaca ini pun jadi teringat berita berita yang pernah ku lihat di telivisi dan media sosial, banyak banget tuh berita tentang orang yang tak pernah menghargai orang tua walau bukan orang tua kandung sih.
Bahkan ada lagi tuh berita yang ku lihat, yang memang orang tua kandung nya sendiri tapi dengan teganya memperlakukan secara tidak wajar bahkan bisa di bilang keterlaluan untuk dilakukan seorang anak kepada orang tuanya. Entah bagaimana pandangan dan pikiran mereka tersebut.
Baca Juga : Cara Mengatasi Kesedihan 

Pendidik Pertama
Pendidikan pertama yang kita dapat adalah pendidikan dalam lingkungan keluarga, sedangkan dari lingkungan keluarga ini yang paling berperan penting dalam pendidikan kita adalah sosok seorang ibu.
Yang tanpa kita sadari selalu mengajarkan hal apapun yang dapat membuat dan membentuk karakter kita hingga sekarang.

Penuh Perhatian
Perempuan yang selalu dan akan selalu memberikan perhatian lebih dan mementingkan anaknya daripada dirinya sendiri.
Seperti jika kita sedang sakit, orang pertama yang akan mencurahkan perhatiannya kepada kita adalah ibu, orang yang selalu tidak tidur hanya untuk menjaga kita yang sedang sakit.

Sakti Mandraguna
Ketika kita sedang berbohong atau menyembunyikan suatu hal dari nya, maka sudah bisa di pastikan hal tersebut akan ketahuan oleh nya. Atau saat kita sedang kehilangan suatu barang entah kenapa hanya ibu yang tahu.
Entah kenapa sungguh begitu sakti ibu kita.

Kedudukan Paling Mulia
Ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, barulah ayahmu.
Karena seperti yang selalu kita dengar ibu adalah sosok perempuan yang memang seharusnya kita hormati pertama kali.

Ibu adalah perempuan yang begitu hebat dalam hidup kita, lalu kenapa kita masih sering membantah perkataannya?
Pertanyaan yang mungkin jawabannya hanya bisa di jawab oleh masing masing individu dengan versi kita masing-masing.

Saturday, November 18, 2017

Manfaat Tulus Dalam Memberi

Sumber pexel.com


Sering kita ketahui bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, kata kata yang sangat tidak asing dan sangat familiar di telinga kita bukan?
Kata kata yang selalu ku dengar dari orang tua ku, karena dengan memberi banyak sekali manfaat untuk kita sendiri.

Memberi merupakan bagian dari hidup kita, karena tidak mungkin ada orang yang tidak pernah memberi dalam hidupnya. Yah, kecuali orang yang terlampau kikir yang tak mau sama sekali memberikan sesuatu pada orang lain.

Padahal nih, sesuatu yang kita bisa kasih itu tidak selalu dalam bentuk uang. Bisa tenaga atau jasa, ilmu kita, perhatian kepada sesama, dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan untuk memberi sesuatu kepada orang lain sesuai situasi dan kondisi nya ya.
Karena banyak orang banyak mikir dan pas lihat orang yang minta minta selalu terlintas dalam pikiran nya, ah apa sih itu orang masih sehat kok minta minta. Ga bisa di hindari pasti pernah saja kita berpikir seperti itu.

Ketahuilah bahwa kita akan memetik apa yang telah kita tanam, karena jika kita menanam kebaikan maka suatu saat kebaikan itu akan terbalaskan kepada kita. Begitupun sebaliknya, jika kita menanam keburukan maka suatu saat keburukan tersebut akan menghampiri kita.
Tanpa sadar dengan memberi kita pun memiliki banyak manfaat, yaitu :
Baca Juga : Cara Menunjukan Kasih Kepada Orang Tua

Merasa Bahagia

Memberi dengan tulus membuat hati menjadi senang dan bahagia. Dengan memberi entah kenapa membuat rasa hati kita menjadi bahagia, bahkan yang lebih bahagia adalah orang yang kita beri tersebut.

Bayangkan saja, sewaktu kita memberi nasi bungkus kepada seorang (maaf) pemulung berusia tua yang sedang kelaparan. Entah kenapa hati kita berasa bahagia ketika melihat dia menerima makanan yang kita berikan pada nya, begitupun sebaliknya dia merasa sangat terbantu dengan adanya kita.

Terhindar Dari Sifat Buruk

Pada saat kita memberi dengan rasa tulus ingin memberi sejujurnya kita telah menjauhi sifat sifat buruk yang ada pada diri kita seperti, kikir, bakhil, dan rakus atau serakah.

Yang paling utama sih jangan sampai kita menjadi rakus atau serakah, bisa bisa nanti liat uang banyak dikit jadi gelap mata dan terjadi KKN (Kuliah Kerja Nyata). Lah bukan ngapain KKN itu, itu KKN untuk mahasiswa melatih bermasyarakat sedangkan yang benar itu KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme).

Menambah Rezeki

Sesuai apa yang telah kita ketahui bahwa sesungguh nya di dalam ajaran agama islam sendiri, dengan memberi sedekah berupa harta tidaklah akan memutuskan rezeki kita bahkan akan memberi tambahan pada rezeki kita.

Disini tidaklah berfokus kepada hanya harta saja, jika kita memberi dengan tenaga atau jasa maka suatu hari nanti orang yang kita tolong tersebut akan membalas dengan cara membatu kita kembali ketika kita memiliki kesusahan. Jikapun tidak dari orang tersebut maka orang lainlah yang akan membalas kebaikan kita tersebut.

Bersyukur Kepada Tuhan

Rasa nikmat dan syukur yang terjadi kepada kita setelah selesai memberi secara tulus adalah bukti bahwa kita telah bersyukur kepada tuhan.
Dengan memberi sesuatu yang telah di titipkan nya kepada kita membuat kita telah berpikir bahwa harta yang kita miliki tidak lah milik kita seutuhnya karena ada hak milik dari orang yang membutuhkan.

Beberapa manfaat di atas merupakan sebagian kecil dari manfaat yang akan kita terima jika kita selalu memberi dengan tulus, semoga manfaat tersebut dapat selalu kita ingat dan menjadi panduan kita untuk tidak ragu dan menjadi kikir dalam memberi kepada orang lain yang lebih membutuhkan.